Kubiarkan malam ini rinai hujan menyergap daksa
berharap dapat meluruh segala noda, yang tersengaja ataupun tidak
Kubiarkan hembusan dinginnya merasuki tulang
melencangkan persendian yang lama teracak
oleh syahwat dunia.
Kubiarkan malam ini rinai hujan membasuh wajah
yang kelam bersembunyi dalam balik topeng malaikat shalih
seolah suci, padahal suram
Kubiarkan malam ini derasnya mengguyur kepala
berharap tenangnya sampai ke jiwa
yang kosong, kehilangan pegangan
padahal Tuhan selalu menanti dengan ribuan kasih sayang.
Lalu aku coba susun untaian pujian
lewat tasbih hujan
agar lidah tak lagi kelu
hati tak lagi batu
merapal doa ampunan,
khawatir Dia tak berkenan. Hapuskan segala aku.
(dhieaje)
ArSip Jozz
-
▼
2012
(30)
-
▼
April
(13)
- Lanjutan Materi "Pelanggan.html"
- Losari
- Cerita Dari Ranah Pertiwi
- Ayo Ikutan Casting Film "NILAI TANPA ANGKA"
- Tasbih Hujan
- Merinduimu, Candu!
- Kisah Lelaki Sejati
- Pelajaran 20-04-2012
- HOT, Robot Yang Bisa membuat Tower
- Inilah, OLED TV Tertipis Di Dunia
- Bot Auto Komen facebook Versi 1
- Bot Jempolers Versi 2
- Cara Parking Blogspot Ke intuit
-
▼
April
(13)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan kirim komentar Anda dengan baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Sekian dari saya yang ganteng dan imut ini, jika ada salahnya mohon dimaafkan dan jika ingin mengkopi tulisan di blog ini silahkan mencantumkan link blog saya. Trims