Index Labels

-Dia Gea Violet- (part-2) oleh :"Reza Adika"

. . Tidak ada komentar:
Siang ini seperti biasa aku menikmati musim panas yang dingin di kota ini…flevoland, tahun ini disini terasa lebih dingin, dengan sinar matahari yang cerah namun tak secerah Flores dan tak sehangat flores. Kadang kesepian menghantuiku disini, long way from home..huhh..sudah 2 tahun aku tak melihat gea, tak mendengar suaranya, tak beradu mulut dengannya.. wanita yang luar biasa.. namun bayang2nya terus menemaniku, seperti tadi malam aku bermimpi tentangnya lagi. Sudah 1 minggu ini aku bermimpi hal yang sama:

“ za..km ambil gambarku lg!!?” tegas gea padaku

“ga..bukan kamu kok..liat dh..” sambil ku berjalan menuju gea

“ihhh…za slalu gitu” raut mukanya tambah cemberut..

“hmmm… aku maunya ini kamu gea..” tatapku serius padanya..

“iya tapi..km liat sendiri khn..itu bukan aku..!!!...huhhh….sebeelll..” sambil cemberut dan merangkul bahuku..

                Berulang kali aku bermimpi yang sama, setip gambar yang ku ambil dan jelas2 mengarah padanya selalu saja buram dan tiba2 hanya putih saja…

“ sir, apakah anda jadi membeli buku ini?” logat kaku pemilik took ini mengejutkanku

“ups, maaf..iya.. aku ambil 1” buku tentang kamera manual, ya gea pasti sangat senang dengan buku ini.

“te-rima-kas-ih” ucapnya perlahan dan terbata2..

“sama2 sir..”

Tak banyak toko buku disini yang kukenal, mungkin hanya 1 ini saja, yup..karna pemilik tokonya pernah ke Indonesia, jd dia bisa sedikit2 bahasa Indonesia dan aku slalu dapat discount darinya..hehe.. Di negri kincir angin ini aku hanya tinggal sendirian, sudah hampir 2 tahun ini aku menjalani pengobatan rutin dan rasanya aku sudah sangat merasa baikan, dan minggu depan aku sudah dibolehkan pulang ke Indonesia, dan Flores…aku rindu flores…aku rindu gea..

“ za..kamu beli buku apa?” jenny langsung merebut buku yang kupegang

“yah…aku ketemu itu disini, keliatannya bagus”

“hm..kl gitu kamu harus ikut aku, aku tau tempat yang bagus untuk buku ini, kamu pasti tertarik..”

“hm……..”

“sudah..ikut aja..kamu ga bakal nyesel dh, Cuma naik kereta sebentar juga sampai” jenny menggengam tanganku dan menyeretku untuk ikut dengannya..

dia adalah anak dari salah satu keluarga yang dekat denganku disini, dia sangat fasih berbahasa Indonesia, ibunya jawa dan ayahnya warga asli Belanda, dan ia cantik..hehe..dia tempatku banyak bercerita, bahkan tentang gea dan dia yang selama ini memotifasiku, ia anak yang ceria..bahkan sangat ceria.. dan 1hal lagi..dia memaksaku untuk menjadi pacarnya sejak aku siuman dari rumah sakit 2 tahun yang lalu, dan aku tak bisa menolaknya, karna semakin aku menolaknya, maka semakin gigih ia berjuang, huh..thats jenny..dan ia sama sepertiku, ia juga mengidap penyakit yang sama denganku……….

Akhirnya kami tiba di Almere, kota paling ujung flevoland, kami berhenti pada sebuah rumah, ya menurutku ini kelihatan seperti rumah, karna samaskali tak mirip dengan toko,   terpampang tulisan “lijst” (bingkai)..ini toko tua yang menjual barang2 antik, kamera antik..

Kulihat banyak sekali kamera2 antik disini.., kulihat satu persatu, “tempat yang luar biasa” pikirku…

“liat apa yang kutemukan…!!!” teriak jenny sambil berbalik dan menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya..

“hmmm....” jawabku mengacuhkannya sambil terus berkeliling toko dan melihat2

“ihh…km slalu gt, liat dulu sekarang…”jenny  berlari mendekatiku dan memaksaku agar menoleh padanya..

“memangnya apa?”

“hm..kamu pasti suka ini..”jenny meunjukkan padaku sebuah kamera tua yang..

“dimana km temuin itu? “ aku melompat kearah jenny dan merenggut kameranya,kulihat dengan seksama

“………….”

Ya.. gak salah lagi, itu kamera yang ada didalam mimpiku, mirip sekali, aku masih bisa mengingat goresan panjang dibawah tombol shoot nya, ini Leica yang ada dalam mimpiku… tp ini bukan mimpi, lalu apa maksud semua ini, apa yang dimaksud dengan mimpi2 ku..?????

“hm…ya leica itu menunggumu cukup lama disini” ucap pemilik toko

“what?” tatapku  semakin bingung

“bukan begitu, maksudnya akhirnya leica itu laku juga..” canda pemilik toko,

“….”

“kamera itu setahun lalu, dibawa seorang gadis kesini dan dengan wajah sangat sedih ia harus menjual kamera itu untuk pulang ke Indonesia”

“seperti apa gadis itu?” tanyaku penasaran..

“berambut panjang dan berkulit coklat, -heel mooi- ia bilang kesini mencari seorang teman, tp Ia tak bisa menemukannya dan ia meninggalkan ini untuk pemilikbaru kamera trsbut” Pemilik toko menyerahkan secarik kertas padaku. yang bertuliskan:

                “ TAKE ME(LEICA) BACK TO FLORES”
               "  NB:  D.Gea.V "

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

bersambung ke part-3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan kirim komentar Anda dengan baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Sekian dari saya yang ganteng dan imut ini, jika ada salahnya mohon dimaafkan dan jika ingin mengkopi tulisan di blog ini silahkan mencantumkan link blog saya. Trims

Follow

Our Fanspage

Contact Admin